
Hari itu di pagi hari yang cerah duduklah tiga orang anak yang bersahabat. Mereka adalah anah, Irma dan eneng. Mereka bersahabat sejak mereka bertemu pertama kali mendaftar disekolah. Walaupun Irma tidak satu kelas dengan anah dan eneng tetapi mereka selalu bersama-sama. Bel pun berbunyi, merekapun berpisah. “ aku masuk kelas dulu ya ” kata Irma, “ ok ” jawab anah, eneng pun berkata “ nanti ke kantin ya, waktu istirahat ”. “ tentuuu ” jawab Irma. Irma pun masuk ke dalam kelas, begitu juga dengan anah dan eneng.
“
assalamualaikum ”, kata guru yang masuk kekelas anah dan eneng sambil tersenyum
dan membawa seorang laki-laki, “ wa’alaikum salam ” jawab murid di kelas. “ada
yang mau ibu kenalkan sama kalian semua” ucap guru itu kepada muridnya. “iya
bu” jawab sebagian murid di kelas itu.
“
assalamaualaikum adik-adik ” ucap kakak itu, “wa’alaikum salam kak” jawab
serenatak murid dikelas itu, “ perkenalkan nama kakak Prima, kakak dari Universitas
di Yogyakarta dan kakak ke sekolah ini karena ada tugas kuliah tentang penelitian,
adik-adik bersEdia tidak membantu kakak?”, “insya allah” jawab murid-murid
dikelas itu, lalu kakak Prima pun berkata, “ini kakak punya kuwisioner, tolong
di isi ya? Murid-murid pun menjawab “iya kakak”
“apa ada yang mau bertanya?” tanyya kak Prima
kepada anak-anak di kelas itu, “alamat rumah kakak di mana? Tanyya salah satu murid dikelas itu, kak Prima pun
menjawab “alamat kakak tidak jauh kok dari sekolah kalian, kalau jalan kaki
hanya 20 menit saja” , jawabnya. Murid yang lain pun bertanya” orang tua kakak
juga dokter kaya kakak?”,” tidak de, orang tua kakak guru SD semuanya” jawab
kakak Prima sambil menyebutkan nama SD tersebut.
“itu
kan SD kamu an” tanyya eneng kepada anah, “iya” jawabnya. “ini ada kak yang
dari SD orang tua kakak jadi guru” ucap eneg memberi tahu kak Prima, “benar
de?” Tanya kak Prima kepada anag. “iyah” jawab anah, “berarti ade tahu ayah
akakk ya? Ayah kakak jadi guru olah raga di sana” tanyya kak Prima kepada anah,
“iyah”. Tak lama kemudian setelah murid-murid selesai mengisi kuwisioner guru
di kelas pun kembali, lalu kak Prima berkata, “boleh saya meminta nomor kontak
dari salah satu siswi disini?”,”iyh boleh, silahkan” jawab guru itu, “anak-anak
kak Prima inggin meminta no kontak salah satu dari kalian, apa boleh?” tanyya
guru itu kepada murid-murid. “nomor saya aja bu!” jawab eneng, lalu guru itu
oun berkata kepada kak Prima, “ itu ada yang mau”,” bu, apa boleh saya meminta
kontak sama siswi yang satu iti?” tanyya kak Prima kepada guru itu,” siswi itu
namanya anah”, ucap guru iru sambil melihat anah.
“anah,
kak Prima boleh minta no kontak kamu, jika ada yang mau di tanyakan bisa menghubunggi
kak Prima ataupun jika kak Prima ada sesuatu bias hubunggi kamu”, pinta guru
itu kepada anah, “iya bu, lagi pula orang tua saya juga tahu anah, karena anah
ini muridnya sewaktu di SD”, jawab kak Prima, lalu anah pun menjawab “iya bu’
Tak
lama setelah kak Prima pergi, kemudiasn datanglah seorang laki-laki kekelas itu
bersama dengan guru yang lain. “assalamualaikum anak-anak” kata gutu tersebut.
“wa’alamaikuim salam bu” jawab serentak murid-murid “ini ada kakak yang mau
berkenalan lagi sama kalian” jawab guru tersebut.
“hallo
adik-adik, perkenalkan nama kakak Edi, kakak dari Universitas di Yogyakarta,
kedatangan kakak di sini akan mengajarkan kepada adik-adik semua tentang
jarimatika, apakan kalian sudah asa yang tahu tentang jarimatika?” tyanya kakak
Edi kepada anak-anak di kelas, “belum kak” jawab serentak anak-anak di kelas.
Lalu
kakak itu pun mengajarkan jarimatika kepada mutrid-murid tersebut, setelah
cukup lama mengajarkanya, kak Edi pun jugta meminta no kontak dari salah satu
siswi tersebut. “boleh kakak minta no kamu de?” pinta kak Edi kepada anah,
“saya jarang punnya pulsa kak, lebih baik yang lain saja, nanti saya tidak membalas
pesan kakak karena tidak punya pulsa”, jawab anah. “ besok kakak telfon” jawab
kak Edi, lalu anah pun menjawab “ saya jarang pakai handphone kak, kalau kakak
telfon lalu saya tidak tahu bagaimana?” kakak akan menolfon malam-malam, pasti
di rumah terus kan?” jawab kak Edi. “ tidak pasti juga sih kak” jawab anah,
“iya kakak akan terus menelfon sampai telfonnya di angkat” jawab kak Edi. Anah
pun menjawab “terserah kak Edi saja deh”.
Setelah
itu kak Edi pun pergi meninggalkan kelas, “bukan kak Prima, bukan kak Edi,
mintanya no kamu semua an” ucap eneng kepada anah sambil menggoda anah. “ tahu
tuh orang pada aneh semuja, padahal kan siswi di sini tidak Cuma aku saja, tapi
malah yang di minta no kau” jawab anah. Lalu eneng pun berkata “ada yang gak
beres tuh sama dua orang itu, apa ada sesuatu sama kamu ya an?”, “tau ah” jawab
anah. “mati gaya ya an?” tanyya eneng kepada anah sambil tertawa dan menggoda
anah.
By: CahayaBintang 13
Nantikan Cerita-Cerita Berikutntya Hanya Di SINI
T A M A T